Lewati ke konten utama

Berita & Acara

Bus Listrik dan Karoseri Lokal: Apa Arti Kemitraan SAG–Pialamas bagi Operator

Tim Pialamas

Bus Listrik dan Karoseri Lokal: Apa Arti Kemitraan SAG–Pialamas bagi Operator

Bus listrik di Indonesia tidak hanya soal baterai dan motor. Ada satu variabel lain yang menentukan apakah sebuah unit berhak mendapat insentif atau tidak: tingkat komponen dalam negeri, atau TKDN.

Di titik itu, karoseri yang mengerjakan bodi memegang peran yang jarang disadari publik.

Aturan yang jadi penentu

Melalui PMK Nomor 8 Tahun 2024, pemerintah mengatur PPN atas penyerahan kendaraan listrik berbasis baterai yang ditanggung pemerintah. Untuk bus listrik, insentifnya bergantung pada nilai TKDN:

  • TKDN paling rendah 40 persen untuk kategori tertentu.
  • TKDN 20 persen sampai kurang dari 40 persen untuk kategori bus tertentu dengan perlakuan berbeda.

Bagi produsen, konsekuensinya jelas: semakin banyak komponen yang dikerjakan di dalam negeri, semakin besar peluang unit masuk ke skema insentif.

Kemitraan yang lahir dari aturan itu

PT Sinar Armada Globalindo (SAG) menggandeng PT Piala Mas Industri untuk merakit bus dengan komponen lokal. Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis SAG, Andre Jodjana, menyebut kemitraan ini sebagai bagian dari komitmen terhadap transportasi publik yang lebih rendah emisi.

Yang menarik, kerja sama ini tidak hanya soal menaikkan persentase TKDN. Kedua pihak mengharapkan terjadinya transfer teknologi — supaya kualitas komponen buatan lokal ikut naik, bukan hanya jumlahnya.

Target yang menuntut volume

Peta jalannya sudah ada: Kementerian Perhubungan meluncurkan dokumen implementasi e-mobility untuk transportasi massal berbasis bus rapid transit, dengan target 90 persen elektrifikasi armada transportasi publik perkotaan pada 2030 — setara lebih dari 45.000 unit bus listrik di 42 kota — dan 100 persen pada 2040.

Angka itu menjelaskan kenapa kolaborasi pabrikan sasis dan karoseri lokal jadi penting. Tidak ada satu pabrikan yang bisa memenuhi volume sebesar itu sendirian.

Artinya bagi operator

Kalau Anda mengoperasikan armada dan sedang mempertimbangkan bus listrik, tiga hal ini layak masuk perhitungan:

  • Status TKDN unit menentukan harga akhir setelah insentif. Tanyakan dokumennya, bukan hanya klaim lisan.
  • Bodi lokal berarti perawatan bodi tidak bergantung pada impor panel. Untuk armada yang beroperasi setiap hari, ini berpengaruh pada lama unit menganggur.
  • Rute menentukan kelayakan. Bus listrik menuntut perencanaan pengisian daya; rute dengan jarak tempuh harian tinggi dan waktu istirahat pendek adalah kombinasi yang paling menantang.

Yang belum selesai

Elektrifikasi armada bus bukan proyek satu-dua tahun. Ia menuntut infrastruktur pengisian, kesiapan bengkel, dan tenaga teknis yang terlatih menangani sistem tegangan tinggi.

Karena itu, kami menyarankan operator memulai dari rute yang paling terukur — bukan dari seluruh armada sekaligus.

Butuh diskusi tentang bodi untuk unit listrik atau diesel? Tim kami bisa dihubungi untuk membahasnya lebih teknis.

Sumber: detikOto — "Tambah Lagi Produsen Rakit Bus Listrik di Indonesia, Gandeng Karoseri Lokal".

Sumber / Referensi

detikOto

Artikel ini ditulis ulang oleh tim Pialamas berdasarkan laporan tersebut. Untuk kutipan resmi, silakan merujuk ke sumber aslinya.

Butuh diskusi teknis tentang unit Anda? Tim Pialamas siap membantu.

Konsultasi armada